Beberapa Warga Mempertanyakan Bantuan Galodo Yang Langsung ke Rumah Dinas Bupati dan Wabup Solok  Jefrizal Asisten II Setda: Jangan di Pandang Suatu Hal Yang Keliru

Uncategorized68 Dilihat

Solok, – Anugrahpost.com Berapa warga masyarakat kabupaten Solok mempertanyakan Bantuan bencana Galodo yang diantar langsung kerumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati Solok, oleh berapa Donatur, ini menimbulkan pertanyaan besar dan rasa heran bagi sebagian warga, terutama bagi keluarga korban bencana Galodo beberapa waktu yang lalu.

Pertanyaan mereka Bukankah sudah ada Posko Utama di halaman kantor Bupati Solok untuk menampung bantuan dari para Donatur, dan itu sudah berlangsung beberapa hari dan cukup banyak Donatur yang datang dari beberapa daerah dan dari Pemerintahan Pusat, untuk meringankan beban para korban.

Menanggapi Isyu yang berkembang, ada beberapa para Donatur mengantar kan langsung Donasi ke rumah Dinas Bupati dan wakil bupati

Asisten II Setdakab Solok, Jefrizal, S.Pt., M.T. ketika dihubungi oleh Wartawan Media ini melalui Ponselnya, menjelaskan saya bertanggung jawab mengoordinasikan bagian logistik kebencanaan, bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam pendistribusian bantuan merupakan bagian dari upaya bersama.

Terkait bantuan bencana yang berada di rumah dinas Bupati maupun Wakil Bupati Solok, menurut Jefrizal, hal tersebut tidak serta-merta dapat dipandang sebagai sesuatu yang keliru. Sejumlah donatur yang memiliki hubungan baik dengan kepala daerah memilih menyerahkan bantuan melalui rumah dinas.

Setelah bantuan diterima, Sekretariat Posko Bencana langsung melakukan pencatatan dan pendataan terhadap bantuan tersebut. Mekanisme itu dilakukan untuk memastikan bantuan yang masuk dapat diketahui dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tidak seluruhnya langsung ditempatkan di gudang Posko Utama karena kondisi gudang saat itu telah penuh. Karena itu, bantuan yang diterima melalui rumah dinas menjadi salah satu titik penampungan sementara sebelum didistribusikan.

Dalam proses distribusi, TP PKK dan GOW juga tidak bekerja tanpa arah. Mereka diberikan pedoman serta peta sebaran bantuan masyarakat terdampak, sehingga distribusi dapat dilakukan secara terarah dan tidak terjadi tumpang tindih. Masyarakat yang belum menerima bantuan menjadi prioritas dalam penyaluran berikutnya.

Jefrizal menegaskan, mekanisme tersebut merupakan bagian dari koordinasi penanganan logistik kebencanaan yang dilakukan secara terstruktur. Karena itu, penilaian terhadap pengelolaan bantuan sebaiknya didasarkan pada fakta dan mekanisme yang berlangsung di lapangan, bukan semata-mata berdasarkan lokasi tempat bantuan sementara ditempatkan.

Terkait narasi pemberitaan yang menggunakan bahasa merendahkan dan tidak elegan, Jefrizal menilai hal tersebut tidak perlu digubris secara berlebihan.

“Pembaca tentu dapat menilai sendiri seperti apa kualitas dan nilai dari sebuah narasi editorial. Bahasa yang digunakan dalam sebuah tulisan pada akhirnya akan menunjukkan kualitas, kedalaman berpikir, serta cara pandang penulisnya,” ujarnya.

Wartawan media ini menyaksikan langsung dilapangan terutama di posko Utama Halaman kantor Bupati Solok, para Donatur berdatangan silih berganti tiap hari memberikan bantuan,
Tentu para Donatur tersebut ingin Donasi mereka sampai ke pihak keluarga korban terdampak bencana Galodo khusus di kawasan Arosuka, kecamatan Gunung Talang Kerja keras, Jujur dan Transparan dari para petugas penerima bantuan demi terwujudnya Kabupaten Solok Sejuk dan Damai.

(Poelramli Anugrahpost com)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *