Diduga Gudang di Batang Gansal Jadi Tempat Penampungan BBM Oplosan, Puluhan Drum dan Baby Tank Ditemukan

Uncategorized44 Dilihat

INHU, —Anugrahpost.com– Sebuah gudang di Desa Seberida (Dusun Ketampal), Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mendadak menjadi sorotan. Gudang tersebut disinyalir menjadi lokasi penampungan sekaligus tempat pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar.

Dugaan aktivitas ilegal ini terkuak berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun oleh aktivis Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia, Rudi Walker Purba.

Rudi menyebutkan, BBM yang ditampung di dalam gudang tersebut disinyalir berasal dari Provinsi Jambi atau yang akrab disapa masyarakat setempat sebagai “minyak Bayung”. Minyak tersebut diduga kuat akan dicampur dengan BBM resmi milik Pertamina.

“Dari hasil penelusuran serta informasi yang kami peroleh, kuat dugaan minyak dari Jambi ini nantinya akan dioplos dengan minyak Pertamina, baik Pertalite maupun Solar,” ujar Rudi kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Rudi menyayangkan adanya aktivitas tersebut. Menurutnya, jika pencampuran BBM benar-benar dilakukan tanpa standar teknis dan pengawasan resmi, hal itu berpotensi merusak mutu bahan bakar serta merugikan masyarakat pemilik kendaraan.

Ia menambahkan, dari informasi yang dihimpun di lapangan, muncul dugaan bahwa aktivitas gudang tersebut dikelola oleh empat orang berinisial A, I, H, dan AD yang berdomisili di berbagai daerah, seperti Jambi, Palembang, dan Medan. Salah satu di antaranya, yakni A, diduga berperan sebagai pengawas lapangan.

Saat tim liputan memantau lokasi, ditemukan puluhan drum dan belasan baby tank di sekitar area gudang. Namun, seorang pria yang berada di lokasi dan mengaku sebagai penjaga gudang berkali-kali menyebut tidak bisa membuka pintu karena bangunan sudah terkunci dari dalam.

“Saya tadi pergi ke Rambang. Setibanya di sini, gudang sudah terkunci dan di dalam tidak ada orang maupun aktivitas,” kilih pria penjaga tersebut.

Keterangan itu berbanding terbalik dengan pengamatan Rudi. Ia mengaku sempat melihat dua orang pekerja berada di dalam bangunan yang diduga sengaja bersembunyi saat kedatangan tim.

“Tadi saya melihat ada dua pekerja yang bersembunyi di dalam, serta belasan baby tank yang diduga berisi minyak oplosan,” ungkap Rudi.

Upaya Konfirmasi dan Tindak Lanjut APH Terkait temuan ini, Rudi mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolsek Batang Gangsal melalui pesan singkat WhatsApp. Berdasarkan keterangan Rudi, Kapolsek menyatakan akan memerintahkan Kanit Reskrim untuk turun melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).

Meski demikian, hingga tim peliput meninggalkan lokasi, petugas kepolisian belum terlihat tiba. Upaya komunikasi lanjutan kepada Kanit Reskrim pun belum membuahkan hasil.

Poto: Diduga Lokasi Penimbunan BBM di Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu, disebut sebut milik Oknum

Tim kemudian mendatangi Mapolsek Batang Gangsal guna memberikan laporan serta meminta penanganan secara transparan. Melalui Kasi Propam Polsek Batang Gangsal, pihak kepolisian menyampaikan bahwa informasi dari masyarakat telah diterima dan akan ditindaklanjuti, termasuk menelusuri jika ada indikasi keterlibatan oknum anggota.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum (APH) dapat segera turun ke lokasi secara profesional dan transparan guna memastikan legalitas, asal-usul, serta peruntukan BBM di gudang tersebut. Klarifikasi resmi dari pihak pengelola maupun pemilik gudang juga sangat diperlukan agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap terang.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan pengoplosan BBM di lokasi tersebut masih memerlukan pemeriksaan laboratorium dan verifikasi resmi dari pihak berwenang..Tim Infestigasi Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *