Diduga PT MVP Kerjakan Pengaspalan Sibuluan Aek Horsik Sebesar Rp 23,5 M Tidak Sesuai RAB, Pekerja Tidak Menggunakan Safety

Uncategorized37 Dilihat

TAPTENG, Anugrahpost.com– Dari hasil tinjauan wartawan Media Anugrah Post Semenjak dikerjakannya proyek pekerjaan peningkatan struktur jalan provinsi pada ruas jalan Sibuluan-Aek Horsik Kabupaten Tapanuli Tengah oleh PT MV (PT. Machasa Valentino Perkasa) sesuai nomor kontrak nomor 620/523/ UPTDBMCK-SBG/KPA/VI 2026 tertanggal 03 Juni 2026 sesuai nilai kontrak Rp.23. 502.575.620 dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 sudah menuai masalah dalam pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau speksifikasi teknis dan kontrak kerja.

Proyek dari satuan kerja Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara yang saat ini tengah dilaksanakan PT Machasa Valentino Perkasa.

Wakil Ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Bangunan dan Pekerja Umum Kabupaten Tapanuli Tengah, Imanuel Batee, ST menjelaskan,”

kita selaku penggiat pengawas proyek pemerintahan di berbagai instansi di daerah ini sangat menyayangkan cara kerja yang dilakukan rekanan Dinas Bina Marga Sumut itu”, katanya kepada Wartawan pada Jumat (14/8/2026) di Sibuluan.

“Karena dalam pelaksanaan pekerjaan dilapangan semestinya pihak rekanan menyediakan papan informasi keselamatan Konstruksi, alat pelindung pekerja dan alat pelindung diri (APD) antara lain safety berupa Helm, Masker, sepatu boot, rompi keselamatan.
Dan semua pekerja dilapangan wajib mendapat asuransi keselamatan.

“Termasuk personel keselamatan Konstruksi untuk petugas pengatur lalulintas guna pengendalian resiko keselamatan konstruksi, dari semua yang saya jelaskan itu dianggarkan pemerintah sebesar Rp.114.895.000,” ungkap Imanuel.

Masih katanya,” untuk pekerjaan minor yang saat ini dikerjakan pemasangan parit, dilapangan terlihat pihak rekanan disaat melaksanakan pemasangan batu tidak terlebih dahulu melakukan pengeringan air di sepanjang pekerjaan, nah dari situ kita sudah pastikan kekuatan mutu pemasangan batu tidak sesuai speksifikasi kerja,” terangnya.

“Sedangkan untuk pekerjaan mayornya nanti akan kita ikuti pelaksanaannya, seperti lapis pondasi agregat Kelas A , lapisan agregat Kelas B yang anggarannya tidak sedikit sekitar Rp.6.671.393.172”, rincinya .

“Untuk pekerjaan perkerasan aspal lapis resap pengikat aspal cair, lapis perekat aspal cair, laston lapis aus (Ac-Wc), laston lapis antara (Ac-Bc) dan bahan anti pengelupasan dan dari sekian pekerjaan itu pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp.11.894.858.205 dan semuanya itu akan tetap kita awasi dan kita pantau pengerjaannya,” bebernya.

Sebutnya menambahkan,” kita akan tetap awasi kegiatan Pengaspalan jalan milik Pemrovsu itu dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait apakah dari seluruh pekerja yang dipekerjakan telah benar-benar memiliki asuransi dan apakah nantinya dalam pelaksanaan sudah sesuai dengan speksifikasi dan RAB,” tandasnya.

Secara terpisah Kacabdis UPTD BMCK Kota Sibolga, Hariadi yang coba dikonfirmasi dikantornya tidak berhasil dijumpai.Diduga PT MVP Kerjakan Pengaspalan Sibuluan Aek Horsik Sebesar Rp 23,5 M Tidak Sesuai RAB, Pekerja Tidak Menggunakan Safety.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *