Lima Bupati Rohil Silih Berganti Ruas Jalan Simpang PT Masih Jalan Tanah Kondisi Jalan Memprihatinkan Rusak Dibiarkan Pilkada dan Pileg Warga Dijadikan Dagelan Politik Benarkah..?.

Uncategorized34 Dilihat

Rantau Bais Tanah Putih – Anugrahpost.com – Kabupaten Rokan Hilir memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah dengan sektor utama berupa minyak bumi dan perkebunan kelapa sawit daerah ini di juluki “diatas minyak, di bawah minyak”.

Rokan Hilir juga merupakan salah satu bagian Blok Rokan yang menjadikan Provinsi Riau sebagai salah satu penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia boleh di bilang Rokan Hilir penyumbang devisa terbesar Negara. namun masih saja ada daerah terisolir. Ironinya belum tersentuh pembangunan infrastruktur yakni ruas jalan Simpang PT Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih kondisi jalan kian memprihatin kan, fenomena ruas jalan tanah, sepanjang ± 4 Km. berlangsung puluhan tahun. sayangnya belum ada upaya Pemerintah Rokan Hilir untuk memperbaiki dan membangun daerah tersebut, padahal daerah Simpang PT termasuk perkampungan padat penduduk.

Kerusakan ruas jalan Justru di biarkan selama puluhan tahun menjadi “tontonan gratis” bagi pengguna jalan, pertanyaan warganet, sejak pemekaran wilayah tahun 2000 Kecamatan Bangko pisah dari kabupaten induk Bengkalis Kecamatan Bangko di mekarkan menjadi Kabupaten definitive yakni Rokan Hilir sejak tahun 2001 mengelola anggaran APBD sendiri. lima Bupati Kabupaten Rokan Hilir yang di pilih langsung oleh rakyat melalui Pilkada. “bupati silih berganti”. Bupati pertama di jabat Wan Thamrin periode 2001-2006, Kemudian Bupati Rohil berikutnya H. Annas Makmun periode 2006 – 2012 – 2014, Bupati berikutnya di ganti oleh Suyatno periode 2014 – 2016 – 2020. Kemudian Bupati berikutnya di jabat Afrizal Sintong masa jabatan 2021 – 2025. periode berikutnya 2025 – 2029 Bupati Rokan Hilir terpilih H. Bustamam. Kondisi badan jalan Simpang PT “masih jalan tanah tanpa pengerasan” sehingga mudah rusak. kerusakan ruas jalan Simpang PT

tetap saja di biarkan. “Jangankan membangun,” perawatan ruas jalan Simpang PT belum pernah di lakukan Pemkab Rokan Hilir. “perbaikan ruas jalan melalui swadaya masyarakat”. celoteh warga saat di temui awak media ini ketika melakukan penelusuran ke lokasi kebun sawit KOPRABAS. Sabtu (07/11/2026)

Kerusakan ruas jalan Simpang PT semakin parah, bila terjadi hujan lobang lobang menganga penuh genangan air. menghambat pengguna jalan, dan aktivitas warga.

Pilkada warga di iming-imingi. keterangan di rangkum awak media ini menyebutkan Jalan Simpang PT Rantau Bais ketika berlangsung Pilkada dan Pileg di Rokan Hilir warga di jadikan “dagelan politik” di iming – imingi, bila terpilih menjadi orang No. “1” di Kabupaten Rokan Hilir (Bupati red) Infrastruktur jalan Simpang PT di bangun. Janji serupa juga di sampaikan calon anggota legislatif Jika terpilih menjadi anggota DPRD perbaikan Jalan Simpang PT menjadi prioritas. kenyataan di lapangan “jauh panggang dari api” alias omon – omon. “warga dijadikan tumbal para politisi”

Bahwa mata pencaharian warga Simpang PT. umumnya sebagai petani pekebun sawit. Perhatian OPD Pemkab Rohil yakni Dinas PU Rohil terhadap infrastruktur di daerah tersebut sangat minim. sehingga Simp. PT menjadi daerah terisolir padahal hasil bumi berupa buah sawit (TBS) yang keluar dari Simpang PT perbulan di kabarkan puluhan ribu ton. Rantau Bais juga memiliki kekayaan sumber daya alam minyak bumi yang melimpah.

Penelusuran dan keterangan yang di himpun awak media ini menyebutkan bahwa kebun sawit terluas di Simpang PT. kabarnya di kelola Koperasi Rantau Bais Sejati (KOPRABAS) dengan luas kebun sawit ribuan hektar. terdiri dari 4 (empat) afdeling “boleh di bilang setiap hari TBS produk KOPRABAS menggunakan truk cool diesel keluar mengangkut buah sawit dari lokasi kebun sawit KOPRABAS.

Kerusakan badan jalan Simpang PT terjadi di semua titik sepanjang 4 Km. akibat di lalui truk truk angkutan buah sawit milik KOPRABAS. dengan muatan belasan ton TBS, melebihi kapasitas jalan padahal ruas

jalan Simpang PT tersebut jalan tanah, dan merupakan urat nadi perekonomian warga tempatan untuk mengangkut hasil pertanian tandan buah sawit ke luar warga menggunakan mobil pickup. Roda empat. Selain itu pemasok sembako untuk memenuhi kebutuhan warga, demikian informasi seputar kerusakan jalan Simpang PT di bagikan warga pada Sabtu (07/11/2026).

Dilapangan terpantau bahwa material berupa sirtu menumpuk di bahu jalan Simpang PT. tapi di biarkan menumpuk, mestinya ketika terjadi musim hujan, material tersebut di gunakan untuk menimbun badan jalan yang becek karena penuh genangan air, “saat ini kondisi ruas jalan bagaikan kubangan kerbau”, sehingga pengguna jalan yang melintas harus extra hati hati. (s.purba).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *