Maulid Nabi di Pendopo Desa, Pemdes Jatirejo Kobarkan Semangat Kebersamaan dan Keteladanan

Uncategorized209 Dilihat

MADIUN – Anugrahpost.com Pemerintah Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, menggelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Desa Jatirejo, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Jatirejo Ali Mansur, S.Pd bersama seluruh perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum bagi Pemerintah Desa Jatirejo untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah desa dengan masyarakat.

Kepala Desa Jatirejo Ali Mansur mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai sarana untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengambil nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW. Bukan hanya sekadar memperingati, tetapi bagaimana nilai-nilai yang beliau ajarkan dapat kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Ali Mansur, Senin (13/08/2026).

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pengajian juga memiliki arti penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat serta membangun komunikasi yang semakin harmonis.

“Kami berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan dan kebersamaan seluruh masyarakat Desa Jatirejo. Pemerintah desa tidak bisa berjalan sendiri, sehingga dukungan dan kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan dalam membangun desa,” katanya.

Ali Mansur juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai pengingat untuk terus meningkatkan kepedulian, persaudaraan dan semangat gotong royong.

“Harapan kami, setelah kegiatan ini kita tidak hanya mendapatkan tambahan ilmu dan wawasan keagamaan, tetapi juga semakin memperkuat kepedulian, persaudaraan dan semangat gotong royong. Mari bersama-sama menjaga Jatirejo agar tetap aman, guyub, rukun dan semakin maju,” tandasnya.

Kehadiran unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan warga dalam satu kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat Desa Jatirejo.

Bagi Pemdes Jatirejo, membangun desa bukan hanya berbicara mengenai pembangunan fisik dan administrasi pemerintahan. Membangun desa juga berarti merawat persaudaraan, memperkuat nilai keagamaan dan menjaga kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemdes Jatirejo berharap semangat keteladanan Rasulullah dapat terus hidup dalam kehidupan masyarakat dan menjadi energi positif untuk membangun desa secara bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *