Proyek Irigasi Milyaran Rupiah di Dusun III Pekan Tua Desa Teluk Sijuah Kecamatan Kelayang Mangkrak, Kades Tak Usah di Beritakan ?

Uncategorized14 Dilihat

Indragiri Hulu- Anugrahpost.com – Pembangunan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Primer dan Sekunder pada Daerah Irigasi yang luasnya dibawah 1000 Ha.Dalam 1 (Satu) Daerah Kabupaten/ Kota, di Dusun Tua Desa Sijuah Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu yang bernilai Rp.8.229. 000.000 – yang bersumber dari dana APBD – DAK KAB.INDRAGIRI HULU tahun anggaran 2024 dengan nomor Kontrak/ SPK. 001/SP.PPK/E. Katalog/ PUPRSDA- P.JIDIDT/IV/2024, Tanggal 10 Juni 2024 Oleh PT.ABATA RENCANA KARYANUSA Selaku Pelaksana sampai kini Irigasinya tidak berfungsi disebut mangkrak.

Dari hasil pantauan tim Media Anugrahpost.com dengan Media Mimbar negeri.com di Langan baru baru ini melihat tindak lanjut berfungsi atau tidaknya Pembangunan Irigasinya milyaran rupiah ternyata tidak dapat di pungsikan oleh warga setempat di karenakan air Irigasinya tidak jalan sementara Bisa Proyek tersebut Berita acara 100% Selesai, Aneh.

Informasi yang di dapat oleh tim wartawan media ini bahwa proyek itu sejak Kontrak 10 Juni 2024 warga di desa ( Dusun Tua) Desa Teluk Sijuah ini tidak dapat mempergunakannya alias menikmatinya Proyek irigasi ini di karenakan air tidak ada sementara proyek itu didukung alat pembantu (alat Mesin untuk menarik air) namun sampai sekarang tidak ada.sebut informasinya

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang sumber Daya Air,berulang kali didatangi guna untuk Konfirmasi terkait Proyek yang dibangun 2024 itu sampai sekarang tidak berfungsi yang menelan anggaran milyaran rupiah, namun satupun di Dinas PU tersebut tidak ada bisa di temui, sementara PPTK nya disebut sudah di mutasi, diduga tujuan mutasi agar jangan terungkap ke publik.

Poto.Waga yang sedang di wawancarai Wartawan terkait Proyek Irigasi Sekunder. 

Salah satu warga yang di wawancarai wartawan,di Dusun III Pekan tua Desa Teluk sijuah menyebutkan Proyek Itu dikerjakan kurang lebih 6 Bulan, siap di kerjakan tiga hari di uji coba, yang berjalan, sejak Uji Coba sampai sekarang Saluran Irigasi Primer dan Sekunder tidak dapat di pungsikan oleh warga setempat, sehingga sekarang kami terpaksa nanam jagung, akibat tidak ada air sehingga Padi Sawah di tiadakan, Sebut seorang ibu Dusun pekan Tua. kepada wartawan ini.

Kepala Desa Sijuah Dusun Tua itu yang di hubungi media Anugrahpost.com tentang Pembangunan irigasi yang tidak berfungsi itu dia membenarkannya dengan alasan Para warga tidak menanam padi, sehingga air tidak dialirkan dengan pembantu mesin untuk menarik airnya, ” sebut pak kades.

Lebih lanjut Kepala Desa menerangkan bahwa soal Proyek ini seminggu yang lalu, Ahir bulan juli Tim dari Kepolisian Polda Riau sudah turun melakukan pemeriksaan lapangan dan di dampingi pengurus Kelompok Tani, diminta siapa nama dari pihak kelompok Tani yang mendampingi tim yang turun Kepala Desa saya tidak tahu namanya karena warga banyak,” Kilahnya, dan kita sebut di muat beritanya, tak usah nanti tak mau pula pemerintah membantu kegiatan kedesa kita ini, tutupnya

Menurut sumber lain yang tidak mau disebut identitasnya mengungkapkan 18/8-2026 di Pekanbaru, soal Proyek itu tergolong Proyek Mangkrak, karena disebut sebut Proyek, Proyek APH, sekarang bermasalah PPTKnya di nonjobkan sebutnya, sambil menutup perbincangan dengan anugrahpost.com.

Diminta Kepada Kapolda Riau agar melakukan penyidikan terkait dugaan Proyek Mangkrak di Dusun III Desa Teluk Sijuah Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu.yang menelan Milyaran Rupiah, karena sudah turunnya tim dari Direskrimsus Polda Riau kata Kepala Desa Teluk Sijuah saat di konfirmasi Wartawan Media Anugrahpost.com via WhatsApp beberapa hari lalu.Tim 01/AP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *