Rekonstruksi Jalan Nasional Kementeian PU Sp. Batang – Sp. Kulim TA 2025-2027 Senilai RP.159 Miliar Diduga Mangkrak Kontraktor Pelaksana Dikabarkan Cabut

Uncategorized18 Dilihat

Tanah Putih AnugrahPos.com.  Proyek rekonstruksi Jalan Simpang Batang Simpang Kulim Kementerian  PU  Dirjen Bina Marga Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional tahun anggaran (TA) 2025 2027 dengan Nomor Kontrak :  HK 0291 BPJN2.11/457 tanggal  kontrak  Desember 2025.

Pelaksana pekerjaan Cipta – Agro KSO  dengan nilai kontrak sebesar Rp.159.000.000.000,- Konsultan Supervisi  PT. Adyastha Surya Perdana KSO proyek rekonstruksi jalan nasional tersebut diduga mangkrak diinformasikan bahwa sejak Juli – Agustus dilapangan tidak ada  aktivitas.  Ironisnya plang proyek  rekonstruksi jalan yang ditancapkan di titi “0” proyek hilang dari lokasi proyek.warganet melaporkan dari TKP (tempat kejadian peristiwa) Sabtu (08/08/2026)

Sumber netizen menyebutkan bahwa terhentinya rekonstruksi jalan Nasional tersebut beredar isu  diduga kontraktor pemenang tender proyek telah cabutdari lokasi pekerjaankantor perusahaan yang berada di Simpang Bangko sejak Juli 2026 telah tutupdan pekerja rekonstruksi jalan dilapangan juga tidak kelihatan 

Akibat ruas jalan yang ditinggalkan itupengguna jalan nasional yang melintas di jalan Simpang Batang – Simpang  Kulim kecewa, sebab proyek konstru ksi jalan nasional  tersebut  terbeng kalai. sehingga mengganggu pengguna jalandilapangan kegiatan buka tutup masih saja dilakukandilokasi proyek rekonstruksi jalan Kementerian PU tidak ada aktivitasmaterial proyek dilapangan tampak dibiarkan. 

Terkait dugaan proyek yang diduga diterlantarkan oleh Kontraktor pemenang tender warga akan membuat laporan ke Kementerian PU RI dengan tembusan ke KPK. Inspektorat Jenderal Kementerian PU dan Kementerian Keuangan. “Kondisi ruas jalan nasional yang ditinggalkan ini tidak bisa dibiarkanSebab tidak jauh dari lokasi proyek rekonstruksi jalan nasional tersebut kerap terjadi kecelakaankarena kemiringan ruas jalanselain itu penyempitan ruas jalan. celoteh warga tempatan yang risih dengan kondisi jalan tersebutwarga mendesak Kementerian PU untuk melakukan evaluasi terkait progress pekerjaan yang dilaksanakan pemenang tender. 

Beruntung ada kepedulian pemuda tempatan sebagai  relawan secara giliran membantu untuk melakukan buka tutup dilokasi proyek rekonstruksi jalan nasional Kementerian PU. buka tutup dilakukan dalam 24 jam untuk mengantisipasi ke macetan dilokasi proyek rekonstruksi jalan tersebut. ujar warga kepada awak media ini. (s.purba/Ijuf) 

   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *