Kadis Dinsos Kabupaten Solok Desmalia Ramadanur : Bagi warga Benar-Benar kurang Mampu Silahkan Ajukan Data Baru
Kabupaten Solok, Anugrahpost com – Terlihat beberapa warga masyarakat kabupaten Solok yang kurang mampu, hanya melihat warga lain menerima bantuan beras per tiga bulan dari Badan Pangan Nasional dan Pertanian yang di salurkan oleh Bulog Beras bantuan tersebut di salurkan di beberapa kantor Walinagari di kabupaten Solok Selasa (15/9-2026).
Keluhan mereka dulu rutin mendapatkan beras tiga bulan sekali, sekarang tidak kebagian, mereka beranggapan ini dikarenakan Desil mereka melejit ke tingkat 9-10 (kaya raya).
Salah seorang warga nagari Panyakalan Kubung, pak Amril sebagai pemulung, dulu dia dapat jatah beras, kini tidak lagi, karena Desil tinggi.
“Baa sabananyo ko ambo dak dapek lai, urang Ado oto,Ado Honda, rumhnyo keramik lai dapek, ambo Indak,” Ujar pak Amril.
Juo salah seorang warga nagari Muaropingai yang sebelumnya menerima beras bantuan tiga bulan sekali, saat ini tidak menerima lagi.
Bupati Solok DR (HC) Jon Firman Pandu SH ketika dihubungi melalui Washaap,
Minta tanggapan tentang ada keluhan warga yang tidak kebagian bantuan Pangan Nasional (beras Bulog)
“Ambo lagi rapat pak hubungi Kadis Sosial,” Imbuh Bupati.
Kadis Dinsos Kabupaten Solok Desmalia Ramadanur ketika dihubungi Wartawan Media ini melalui Ponselnya menjelaskan, bahwa bantuan beras tersebut sumber nya dari Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian yang di salurkan melalui Bulog.
“Dinas Sosial hanya memberikan data ke Bulog, yang mana data tersebut berasal dari Pemerintahan Nagari masing-masing.
Tentu sesuai dengan data yang diberikan Pemerintahan Nagari itu yang kami majukan, masalah ada atau warga kurang mampu yang tidak kebagian bantuan itu, tentu Para jorong dan Walinagari bersangkutan yang tau warganya, apakah warga mereka pantas apa tidak menerima bantuan, juga tentang warga yang mampu juga menerima bantuan Beras Bulog, PKH dan bantuan lainya.
Semuanya tergantung sama Walinagari bersangkutan.
Jorong harus peka terhadap warga nya, jangan ada yang coba-coba yang diutamakan pihak keluarga saja, jika ada bukti pasti kami tindak.
Kami dari Dinas Sosial Kabupaten Solok sangat mengharapkan kepada warga yang mendapat kan bantuan beras, manfaatkan kalah buat makan sehari-hari, jangan sampai beras tersebut di jual, jika terbukti ada menjual akan saya coret dari penerima bantuan, juga bagi penadah akan diberikan sangsi, ” Ujar Kadis Dinsos.
Ketika ditanya bagaimana tentang warga kurang mampu tidak mendapatkan bantuan karena Desil mereka tiba-tiba tinggi.
“Bagi warga yang merasa kurang mampu, tapi Desil tinggi, silahkan ajukan data lengkap melalui Pemerintah Nagari, nanti Pemerintahan Nagari akan melanjutkan ke Dinsos, setelah kami seleksi pasti saya ajukan kembali ke Pusat, saya berjanji semua warga kurang mampu akan saya fasilitasi, . kecuali data tidak benar,
Hidup sudah mapan, ada sawah luas, ada mobil, ada motor bagus, rumah bagus, apakah masih di kategorikan orang miskin, jika kita mampu jangan pura-pura miskin nanti benar-benar jadi orang miskin, jika ada warga yang mampu masih mendapatkan bantuan, coba serahkan sama tetangga yang benar-benar Kurang mampu,” Ujar Kadis Dinsos Kabupaten Solok, Desmalia Ramadanur.
Dengan adanya tindakan tegas dan jujur dari Kadis Dinsos ini, tentu ada secerah harapan bagi warga yang kurang mampu, atau Desil tiba-tiba tinggi, bisa kembali menerima bantuan, tentu dengan data-data lengkap yang diajukan pihak Pemerintahan Nagari masing-masing. Semoga
*(Poelramli Anugrahpos news com)*






