Dumai – Anugrahpost.com Dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya, Kapolsek Sungai Sembilan, IPTU APRIADI, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan pengecekan terhadap 9 Pos Satkamling dan 1 Pos Terpadu Pencegahan Karhutla, Jumat 10/7/2026. Kegiatan ini menyasar Kelurahan Lubuk Gaung dan Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran lahan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan puluhan personel gabungan dari Polsek Sungai Sembilan, Humas PT. RUJ, serta anggota Tim RPK PT. RUJ. Adapun personel yang turut serta antara lain Ps. Kanit Propam AIPTU BUDI ASMARA, Kasium AIPTU DEDDY KUSRIADI, dua Bhabinkamtibmas, serta personel Intelkam dan Reskrim. Dari unsur perusahaan, hadir Bapak ZULKIFLI AMRAN selaku Humas PT. RUJ serta dua anggota Tim RPK yaitu SARUL dan ANGGI SAPUTRA.

Sasaran pengecekan meliputi satu Pos Terpadu di Jalan Rajo Sari RT 04 Tanjung Penyembal, serta sembilan Pos Satkamling yang tersebar di Jalan Pembangunan RT.19, Jalan KUD RT.21, Jalan Sankis RT.25 (Lubuk Gaung), dan Jalan Sinar Wajo RT.02, Jalan SMK RT.03, Jalan Rejosari RT.06, Jalan Bunga AS 1 RT.07, Jalan Bunga AS 2 RT.07, serta Jalan Horas RT.18 (Tanjung Penyembal). Keseluruhan titik tersebut merupakan garda terdepan dalam deteksi dini Karhutla di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan.
Dalam setiap kunjungannya, Kapolsek beserta personel melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik pos, kelengkapan sarana dan prasarana, serta buku mutasi piket. Selain itu, tim juga memeriksa kesiapsiagaan petugas jaga dan anggota Tim RPK yang bertugas melaksanakan ronda. Kapolsek memberikan arahan agar setiap pos aktif melakukan pemantauan dan segera melaporkan setiap indikasi munculnya asap atau api guna meminimalisir potensi kebakaran sejak dini.
Kapolsek juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar untuk mengedukasi tentang larangan membakar lahan serta pentingnya pelaporan cepat jika menemukan titik api. Beliau menekankan bahwa sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pencegahan Karhutla. Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan indikasi kebakaran aktif.
Kegiatan pengecekan yang berlangsung selama enam jam ini resmi berakhir pada pukul 15.00 WIB dengan kesimpulan seluruh pos dalam kondisi siap operasional. Kapolsek Sungai Sembilan menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak dan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala, terutama menjelang puncak musim kemarau, guna memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga dan wilayah Sungai Sembilan bebas dari bencana asap -Penulis”Dery pangkale






