Diduga Sarat Kepentingan, Kabid Perkebunan DKPP Rohil Memilih Bungkam, Saat Dikonfirmasi Terkait Pokir Yang Sudah Bertuan

Uncategorized63 Dilihat

Rokan Hilir Anugrahpost.com   Kamis15/10/2026 Publik mulai menyoroti beberapa OPD Daerah Pemkab Rokan Hilir, yang diduga memiliki banyak kegiatan

yang berasal dari kegiatan pokok pikiran (Pokir) sebagai salah satu topik yang sedang hangat di bahas.

Bukan tanpa sebab dan alasan yang jelas, jika mendengar keluhan OPD Daerah tentang banyaknya kegiatan yang berasal dari Pokok pikiran (Pokir) maka kuat dugaan, bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan ambisi untuk kepentingan pribadi.

Dalam hal ini, guna menepis pandangan miring dari masyarakat, terhadap sederetan kepentingan yang bermain di balik pokir bertuan. publik mulai melakukan konfirmasi terhadap salah satu OPD Daerah yaitu Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Pemkab Rokan Hilir ( DKPP Rohil)

Namun sangat disayangkan, kepala bidang perkebunan DKPP Rohil terlihat enggan untuk memberikan jawaban konfirmasi publik melalui via whatsapp.

Sementara itu, Ketua Baladhika Karya Kasrul Mengatakan bahwa” Pokir-pokir yang terindikasi sudah bertuan ini perlu mendapat sorotan serius di kalangan publik, bahkan kita sedang melakukan kajian pada sisi hukumnya ” ucap Kasrul.

Jika mendengar keluhan dari OPD terhadap penekanan pokir bertuan ini, kuat dugaan kita bahwa kegiatan pokir ini memang di jalankan atas dasar kepentingan pribadi dan bukan untuk kemajuan Daerah. kejadian ini juga di perparah dengan hambatan program dari OPD, dimana pihak OPD terpaksa harus mengalah. sebab di tekan oleh Efisiensi, sehingga lembaga eksekutif seperti OPD ini terancam lumpuh total dalam program yang mungkin mereka sudah siapkan” Ucap Kasrul.

Sementara itu, terkait dengan konfirmasi terhadap Kabid Perkebunan DKPP Rohil, yang belum juga memberikan kejelasan terhadap publik, memperkuat dugaan adanya kepentingan elite yang setatusnya masih terselubung. (Reporter: Handoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *